Tips Kecerdasan Keuangan Dari Warren Buffett (dan ahli lain) Agar 2015 Menjadi Tahun Juara!

buffet

Ingin lebih makmur sejahtera di tahun 2015? Sebagian besar dari kita pasti menjawab mau, tapi biasanya kita tidak merasa yakin bagaimana cara untuk bisa meraihnya.

Untuk memudahkan maka kami mencari tahu, GOBankingRates situs keuangan menyusun nasihat dari 11 penasehat keuangan untuk tahun 2015 ini.

Satu benang merah dari nasehat-nasehat para pakar ini adalah: investasikan yang terbesar pada diri Anda; kompetensi dan keahlian Anda.

Mari kita simak daftar lengkap tips dari para ahli (dan memilih nasehat favorit Anda sendiri):

Jadikan Segalanya Mudah

Tempat terbaik untuk berinvestasi adalah sesuatu yang Anda tahu itu baik. Menurut investor legendaris Warren Buffett. “Jika Anda tidak berinvestasi dalam hal-hal yang Anda tahu, Anda hanya berjudi,” katanya kepada CNBC.

Itu salah satu alasan dia tidak pernah berinvestasi di sektor teknologi, misalnya.

Kembali ke basic

Banyak orang ingin meningkatkan prospek keuangan mereka, tetapi tidak yakin bagaimana untuk mencapai itu. Orang menulis dan menceritakan bahwa mereka kewalahan oleh banyak pilihan dan sumber daya di luar sana.

Mereka merasa seolah-olah mereka tidak akan pernah mencapai sukses sehingga mereka menjadi patah semangat dan menyerah begitu saja.

Jangan biarkan ini terjadi pada Anda. Meningkatkan keuangan Anda bukan ilmu yang sulit. Mulai dengan pemahaman secara pasti ke mana uang Anda pergi, menuliskannya, melacak dan mencari kesempatan untuk melakukan penghematan (optimalisasi).

Pelajari apa yang ada dalam anggaran Anda dan miliki kendali atasnya. Buatlah rencana yang sederhana.

Membuat rencana

“Jika Anda ingin mendapatkan hasil dengan uang Anda, maka Anda harus menyengajakannya (punya rencana)”, nasehat Rachel Cruze, yang bersama dengan ayahnya, Dave Ramsey, penulis buku Smart Money Smart Kids.

Itu berarti Anda harus memiliki anggaran sehingga Anda dapat menghindar dari hutang (atau melunasi hutang yang ada), serta mempunyai gambaran bagaimana uang Anda akan bekerja untuk Anda.

Dapatkan seorang teman

Seperti penurunan berat badan atau latihan olahraga, Anda mungkin akan melakukan lebih baik dalam mengelola uang jika Anda memiliki teman/pasangan yang mendukung dan menyemangati Anda dan membuat Anda jujur.

Saran yang berasal dari Tiffany Aliche, “The Budgetnista,” dan penulis The One Week Budget. “Pengelolaan uang adalah olahraga tim”, katanya.

Keluar dari utang

Ini tips terbaik yang ditulis oleh Ramsey untuk tahun 2015 – dan untuk setiap tahun, katanya. Meskipun ini bisa menjadi saran yang sulit untuk diikuti bagi seseorang yang baru saja merintis usaha; adalah bijaksana untuk menjaga utang serendah mungkin tanpa melumpuhkan bisnis Anda.

Dan jaga utang pribadi Anda pada level nol jika memungkinkan .

Melunasi kartu-kartu kredit

Anda tidak perlu seorang ahli keuangan untuk memberitahu Anda bahwa membawa utang kartu kredit dari waktu ke waktu bukan merupakan ide yang bagus, terutama jika itu adalah hutang pribadi (konsumtif).

Tapi jika Anda sudah ‘terjebak’ pada hutang kartu kredit ini, maka melunasinya sesegera mungkin harus menjadi prioritas utama Anda tahun ini.

Tetapkan tujuan spesifik

Anda akan kesulitan mencapai tujuan keuangan Anda jika Anda tidak tahu persis seperti apa mereka. Jadi luangkan waktu, tentukan tujuan Anda; semisal memiliki tabungan darurat, dana untuk pendidikan Anak Anda atau memiliki cukup simpanan untuk pensiun pada usia 65.

Kebanyakan orang gagal untuk menetapkan tujuan keuangan tertentu. Mereka mungkin memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang mereka inginkan. Tapi mereka tidak menetapkan tujuan yang sebenarnya dan tahu langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya.

Apakah Anda juga demikian?

Beri diri Anda ‘kenaikan gaji’

Jika Anda seperti banyak orang, langkah pertama menuju kesehatan keuangan adalah meningkatkan penghasilan Anda.

Jadi apa yang Anda lakukan untuk membuat itu terjadi?

Ini berarti menghimpun keberanian untuk meminta atasan Anda untuk kenaikan gaji, memulai bisnis sampingan, atau meningkatkan penjualan jika Anda sudah memiliki usaha sendiri.

Setelah Anda berhasil meningkatkan penghasilan Anda, pastikan Anda menyimpan setidaknya 5 persen dari penghasilan tambahan tersebut.

Berinvestasi dalam pengembangan Anda sendiri

Investasi dalam membangun kompetensi diri sendiri adalah ide yang solid pada saat kesenjangan pendapatan antara mereka dengan yang berpendidikan dan mempunyai keterampilan yang berharga dan mereka yang tidak tumbuh lebih besar.

Daripada bereaksi terhadap perubahan zaman, ‘tanam benih’ (tingkatkan kompetensi) sekarang sehingga Anda dapat proaktif dan tetap mengendalikan karir/bisnis Anda dan tetap kompetitif.

Jangan bertindak seperti korban

Setelah bertahun-tahun pergolakan ekonomi, ketidakpastian pemulihan, kebingungan akan kenaikan berbagai harga/biaya dan tumbuh ketimpangan, banyak orang telah mulai merasa seperti korban ekonomi daripada pelaku di dalamnya.

Sudah waktunya berhenti dari sikap itu, menurut Robert Kiyosaki, penulis Rich Dad Poor Dad. “Pergeseran pola pikir (dari ‘korban’ menjadi ‘juara’) dan keputusan untuk menempatkan bakat, kecerdasan, dan kekuatan Anda untuk bekerja optimal akan membuat Anda siap untuk mengambil kendali dari hidup Anda dan masa depan keuangan Anda,” katanya.

Tantang diri Anda untuk menghasilkan pendapatan, membangun aset & menjadikan 2015 adalah tahun juara!

place your ads here

Add Comment

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)