ODNV Penipu, Hati-Hati!

Artikel ODNV PenipuMaaf kalau judul artikelnya shocking dan demarketing!

Web ODNV tidak lagi di hack, tapi artikel ini benar-benar ditulis sendiri oleh saya, Adhika Dirgantara.

ODNV Penipu, frasa ini saya temukan pada statistik web ODNV ini, dalam daftar kata kunci pencarian yang ditanyakan ke Google.

Bisa ditebak bahwa netter melakukan googling dengan kata kunci “ODNV penipu” untuk mencari tahu apakah ada info penipuan terkait dengan ODNV? Untuk memastikan apakah ODNV bisa dipercaya?

Ini adalah sesuatu yang wajar dilakukan oleh customer yang baru pertama kali bertransaksi dengan ODNV. Dan memang sebaiknya kita melakukan ‘investigasi’ seperti ini ketika ingin bertransaksi secara online dengan pihak manapun untuk pertama kalinya.

Saya menuliskan artikel ini untuk 2 tujuan; yang pertama, ‘menyambut’ calon customer yang tengah melakukan investigasi, meyakinkan mereka bahwa ODNV bisa dipercaya dan bukan penipu.

Dan yang kedua, untuk memaparkan berbagai modus penipuan yang mungkin terjadi dengan mengatasnamakan ODNV, agar kita semua bisa makin waspada dan terbiasa untuk melakukan konfirmasi ulang jika ada hal yang mencurigakan.

ODNV Bisa dan Layak Dipercaya

Bagi Anda yang ingin melakukan transaksi pertama kali dengan ODNV dan tengah melakukan investigasi, saya ingin menyatakan bahwa ODNV bisa dan layak dipercaya!

Apa buktinya?

Buktinya, kemungkinan besar Anda akan gagal menemukan cerita duka penipuan yang dilakukan ODNV karena alhamdulillah selama kami menjalankan usaha ini sejak tahun 2010, kami selalu berkomitmen untuk menunaikan amanah transaksi perniagaan yang kami lakukan dengan customer.

Perniagaan adalah ibadah bagi kami. Dan kami akan selalu memastikan bahwa tidak ada nilai ibadah yang ternodai. Insya Allah. #mohondukungandandoanya

Bukti berikutnya, pengelola ODNV adalah sosok nyata yang mudah dilacak integritas dan keberadaannya.

Semisal saya sebagai pendiri ODNV, Anda akan dengan mudah melacak informasi mengenai saya melalui Facebook, Twitter ataupun Google+. Saya juga punya blog pribadi yang belakangan mulai rajin saya apdet, mudah-mudahan bisa konsisten. 😉

Meskipun dalam operasional harian ODNV saya tidak lagi terlalu banyak terlibat, namun jika ada masukan (suka/duka), saya siap menyimak dan mudah-mudahan bisa ikut mencarikan solusi.

Begitupun dengan staf manajemen yang lain, bisa dengan mudah dilacak integritas dan keberadaannya.

So, ODNV bisa dan layak dipercaya! #dealyo

Modus Penipuan dengan Memanfaatkan ODNV

Modus penipuan dengan memanfaatkan ODNV ini yang bisa terjadi di luar kemampuan kami untuk mencegahnya. Modus penipuan yang mungkin terjadi diantaranya:

Modus yang pertama adalah penipuan jual LM harga murah dengan mengatasnamakan ODNV.

Kami tahu di luaran sana, ada (percobaan) penipuan yang dilakukan oleh orang yang tidak punya kaitan dengan ODNV dengan cara menawarkan jual emas batangan LM dengan harga murah dan mengatasnamakan dari ODNV. Setelah uang ditransfer, emas batangan LM tidak kunjung dikirim.

Untuk menghindari penipuan seperti ini sebaiknya:

  1. Curigai jika no. rekening untuk transfer pembayaran berbeda dengan yang tercantum di web ODNV
  2. Cek web ODNV dan hubungi call center untuk melakukan konfirmasi
  3. Minta untuk bertransaksi secara COD di tempat yang kita kenal dengan baik

Modus berikutnya ini lebih cerdik. Penipuan dilakukan dengan cara jual barang (biasanya gadget) dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Ketika ada calon korban yang berminat terhadap barang tersebut, maka si penipu ini pada waktu yang bersamaan akan melakukan order emas batangan ke ODNV senilai harga barang yang dijual ke si korban.

Si korban akan diminta untuk transfer ke rekening ODNV dan ketika transfer sudah dilakukan, si penipu akan melakukan konfirmasi ke ODNV agar order emas batangannya di kirim ke alamat si penipu. Sementara barang yang dipesan oleh si korban tidak kunjung dikirim. #sungguhdzolimkaupenipu

Dalam modus seperti ini, ODNV juga menjadi korban perantara penipuan.

Untuk menghindari modus penipuan yang semacam ini, kita harus:

  1. Tidak mudah percaya untuk bertransaksi online, khususnya dengan penjual perseorangan. Lakukan investigasi yang mendalam terhadap integritas penjual tersebut sebelum melakukan transaksi.
  2. Jangan mudah tergiur penawaran barang dengan harga muraaah. Jika integritas penjual meragukan dan tidak bisa bertransaksi secara COD ataupun melalui rekening perantara (rekening bersama), sebaiknya urungkan niat dalam-dalam untuk bertransaksi.
  3. Lakukan investigasi, googling terhadap nomor dan nama rekening yang digunakan untuk menampung pembayaran. Jika mencurigakan, sebaiknya batalkan transaksi.

Kehati-hatian dan waspada adalah prinsip utama dalam bertransaksi, baik offline apalagi online.

Dalam banyak hal, kami di ODNV mencoba untuk selalu disiplin dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dalam melayani pelanggan, namun hal buruk tetap saja bisa terjadi.

Ibarat kata, kita mengendarai mobil dengan sangat hati-hati dan disiplin mematuhi semua rambu lalu-lintas, namun tidak menutup kemungkinan kecelakaan justru terjadi disebabkan oleh pengendara lain yang teledor.

Pada akhirnya, kita hanya mampu bertawakal kepada Allah SWT untuk senantiasa mempertemukan kita dengan pihak-pihak yang baik, amanah, profesional, bisa dipercaya dan menjauhkan kita dari hal-hal buruk yang mungkin menimpa. #amiin

Semoga bermanfaat!

place your ads here

Add Comment

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)