Memilih Tempat Gadai Emas ‘Terbaik’

Artikel ini ditulis oleh salah seorang kontributor tamu kami. Pandangan dan analisa penulis di bawah ini adalah sepenuhnya pandangan pribadi dan mungkin tidak mencerminkan pandangan dari OutletDinar.

Saat ini kalau mau gadai emas pilihannya ada 2 yang aman yaitu: pegadaian dan bank syariah.

Pegadaian seperti namanya sudah pasti mau terima gadai. Mereka bisa terima gadai apa saja; mulai dari sprei, sarung, korden, HP, TV, radio, emas bahkan sampai kendaraan bermotor.

Tetapi untuk gadai emas buat saya Pegadaian bukan pilihan terbaik karena mereka menghitung ‘bunganya’ selama 15 hari dan jika tidak di tebus maka bunganya akan selalu bertambah.

‘Bunga’ pastinya berapa saya kurang tahu karena memang sudah tidak bernafsu untuk menggadai emas disitu, kalkulasi gadainya kurang bagus kalau untuk perputaran bisnis.

Alternatif ke 2 adalah di bank syariah.

Untuk pilihan bank syariah sangat banyak tetapi saya akan persempit ke 3 bank yang pernah saya gunakan dan juga hasil diskusi dari pengalaman teman-teman yang telah memanfaatkan fasilitasnya.

Bank Syariah Mandiri (BSM) pada tahun lalu sanggup memberikan uang gadai sebesar 90% dari nilai barang dan ijarohnya kalau tidak salah sebesar 1.2%/bulan

Waktu itu saya menggunakan fasilitas member Pillar jadi ada beberapa perlakuan khusus.

Tetapi saat ini saya tidak menggunakannya lagi karena bulan Februari mereka masih tidak terima gadai baru gara-gara BI kebakaran jenggot karena banyaknya orang yang menggadai emas, entah kalau saat ini, sudah bisa atau belum.

Bank kedua adalah BNI Syariah. BNIS ini waktu itu juga cukup bagus, bisa memberi 90% dari nilai emas tetapi pada bulan Februari lalu BNIS hanya memberi taksiran sebesar 80% dari nilai emas.

Buat saya terlalu besar potongannya karena saya harus menambah 20% agar bisa nyaman untuk perputaran bisnis.

Bank yang lainnya adalah Bank Jabar Banten Syariah. BJBS ini katanya bisa memberikan opsi yang bagus tetapi saya baru menggunakannya akhir-akhir ini karena hanya merekalah yang sanggup melayani ‘nafsu’ gadai saya.

BJBS memberi nilai taksiran sebesar 90%, biaya administrasi sekitar 40rb-an, meterai 6000 dan tidak ada biaya apa-apa lagi.

Enaknya di BJBS ini adalah kalau saya meng-gadai emas dalam beberapa sertifikat maka mereka hanya mengenakan biaya administrasi sebesar 40rb-an saja dan jika ingin di perpanjang maka cukup hanya bayar biaya adminstrasi saja.

Buat saya solusi seperti ini sangat menarik dan bisa sangat membantu untuk mempercepat laju bisnis.

Tetapi terlepas dari mencari tempat gadai yang baik, yang harus diingat adalah bahwa kalau kita meng-gadai emas maka uangnya harus diputar di bisnis bukan untuk konsumtif.

Kenapa? Agar hasil yang didapat bisa lebih maksimal

Apakah salah kalau uang gadai emas dibuat beli motor, mobil, rumah, HP atau yang lainnya?

Cara tersebut tidak salah malah cara menggadai emas lalu dipakai buat beli barang konsumtif adalah salah satu cara cerdas mengelola keuangan karena suatu saat kita akan punya barangnya dan juga punya emasnya

Hanya saja cara diatas akan penuh resiko jika tidak bisa menebus pada saat jatuh tempo tetapi tetap lebih cerdas karena nilai emas akan naik terus seiring semakin loyo-nya nilai rupiah.

Menabung emas adalah langkah CERDAS dan memutar emas untuk bisnis adalah langkah yang SUPER CERDAS.

by – Rawi Wahyudiono

ctt: praktek gadai ini dilakukan sebelum terbitnya surat edaran BI mengenai gadai emas.

*photo credited to James Mellor

Rawi Wahyudiono adalah seorang bloggerpreneur, pengusaha spesialis printer bank dan juga blogger. Follow @RawiPrakom.

12 Responses

  1. ram 3 years ago
  2. juli 2 years ago
  3. ivanjo 2 years ago
    • Tri Aditya Respati 2 years ago
  4. suyanto 2 years ago
    • lucky jaya print 2 years ago
  5. Lederjacken Damen 2 years ago
    • hendra 2 years ago
  6. rudi 1 year ago
  7. irna 11 months ago
  8. evan 9 months ago
  9. sepatu futsal 4 weeks ago

Add Comment

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)