Harga Emas Terus Turun, Kenapa?

Kamis, 21 Februari 2013 kemarin, harga emas merosot ke titik terendahnya setelah hari-hari sebelumnya juga terus terpuruk harganya, makin mendorong munculnya banyak pertanyaan kepada kami. “Kenapa emas terasa tidak berotot dan terus meluncur turun?”

Ada beberapa faktor dan situasi yang berpengaruh terhadap menurunnya harga emas dalam waktu belakangan ini.

Salah satunya adalah tercapainya deal soal Fiscal Cliff pada awal tahun 2013 lalu. Hal ini memberikan dorongan naik bagi harga emas hingga mencapai level $1696 per troy ons.

Dan seiring dengan membaiknya sentimen risk appetite (minat terhadap resiko) yang disebabkan oleh meredanya kekhawatiran krisis Eropa, membaiknya data-data ekonomi di negara-negara dengan ekonomi besar di dunia seperti Amerika Serikat, Jerman, China dan Jepang serta adanya pelonggaran moneter yang lebih agresif dari bank sentral Jepang ditambah makin bagusnya laporan pendapatan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Wall Street dan bursa lainnya, membuat fokus investasi para pemodal beralih ke produk-produk keuangan yang lebih beresiko yang menghasilkan yield lebih tinggi. Dan emas pun sedikit mulai “ditinggalkan”.

Jika kita melihat grafik harga LM 10gr 30 hari terakhir, pergerakan emas ini masih berada di dalam downtrend channel. Jadi tekanan turun masih membayangi pergerakan emas ini. Bila garis uptrend yang terlukis tadi pada grafik terpenetrasi ke bawah, potensi pelemahan makin membesar, dan emas bisa meluncur ke level terendah.

Lalu, mengapa harga emas turun ditengah membaiknya ekonomi dunia?

Membaiknya ekonomi dunia akan menggairahkan pasar saham dan mata uang, hal ini membuat para investor memburu saham-saham unggulan dan mata uang yang sangat diminati dunia yaitu USD.

Mengapa hal ini berdampak melemahnya harga emas? Banyak para investor menjual emas untuk membeli saham-saham unggulan dan mata uang. Banyak juga dari para investor membangun dan merealisasikan bisnis di sektor rill.

Lalu bagaimana kira-kira pergerakan emas selanjutnya?

Sentimen risk appetite yang kini menghampiri pasar lambat laun akan mengerek harga emas naik. Mengingat emas juga adalah salah satu instrumen investasi.

Hanya saja para pelaku pasar kini lebih memprioritaskan memindahkan portofolionya ke instrumen yang lebih beresiko (tinggi). Seperti saham dan sektor riil.

Adakah sebab lain?

Salah satu penyebab lain penurunan harga emas adalah data yang menunjukkan investor miliarder George Soros dan Louis Bacon memangkas kepemilikan emasnya pada exchange traded products pada kuartal lalu.

Data yang dirilis U.S. Securities and Exchange Commission menunjukkan, Soros Fund Management LLC mengurangi investasinya pada SPDR Gold Trust sebesar 55% menjadi 600.000 saham per Desember 2013 dibanding kuartal sebelumnya. Sementara Moore Capital Management LO milik Bacon menjual seluruh sahamnya pada dana SPDR dan menurunkan kepemilikannya di Sprott Physycal Gold Trust.

Sedangkan Paulson & Co, investor terbesar di SPDR, menahan kepemilikan sahamnya sebanyak 21,8 juta saham. “Penurunan kepemilikan emas oleh George Soros kemungkinan akan sedikit mempengaruhi pasar emas. Pasar juga akan mengawasi langkah yang akan diambil Paulson dan investor besar lainnya,” jelas Nick Trevethan, senior commodities strategist Australia & New Zealand Banking Group Ltd.

Bagaimana jika kita tetap berinvestasi emas kini?

Komoditi emas merupakan komoditi yang sangat dan tetap diminati diseluruh dunia, bahkan ketika belum adanya mata uang, emas digunakan sebagai nilai tukar terhadap barang.

Oleh karena penggunaan emas yang sangat dibutuhkan, emas digunakan sebagai suatu alat lindung nilai terhadap investasi di pasar modal. Dalam rangka mengantisipasi kerugian di pasar saham, banyak lembaga investasi juga berinvestasi di komoditi emas.

Dengan sebuah keyakinan, apabila terjadi penurunan atas investasi mereka di bursa saham, mereka masih memperoleh keyakinan akan sejarah harga emas yang bagus hingga kini.

Keep smart n have a nice day! :)

source:
1) dataindonesia.com
2) kontan.co.id

ps: tulisan ini sebelumnya sudah kami publikasikan melalui Notes di FB ODNV pada hari Jumat, 22 Februari 2013 yang lalu. Like FB page ODNV sekarang untuk mendapatkan info terbaru mengenai emas.

2 Responses

  1. mely 2 years ago
  2. Fakhrul Arifin 2 years ago

Add Comment