Benarkah Harga Emas Turun? Ataukah Dollar Amerika Yang Menguat?

Kira-kira pertanyaan itulah yang coba dijawab oleh Kitco Gold Index, fitur baru dari Kitco, web rujukan utama dalam urusan emas.

Seperti kita tahu hampir semua komoditas dunia diperdagangkan dalam mata uang dollar Amerika (USD) dan kita juga tahu bahwa USD ini juga bergerak naik turun, kadang menguat seringkali melemah terhadap mata uang-mata uang dunia lainnya.

Di sisi lain, kita juga paham, semestinya harga emas terbentuk karena faktor dorongan/tekanan pasar (supply and demand) yang berjalan wajar.

Tekanan/dorongan terhadap USD kadang membuat naik/turunnya harga emas menjadi ‘bias’; benarkah harga emas turun karena dorongan pasar yang sesungguhnya (supply and demand) ataukah dikarenakan USD yang tengah menguat.

Dengan Kitco Gold Index ini, kita jadi tahu apakah harga emas ‘benar-benar’ turun ataukah dikarenakan USD yang menguat.

Kitco Gold Index memberikan gambaran yang transparan mengenai harga emas ini dengan membandingkan perdagangan emas dalam USD dan perdagangan emas dalam beberapa mata uang dunia lainnya yang diasosiasikan sebagai Normal Trading, harga emas yang terbentuk lebih ‘adil’ dikarenakan faktor supply and demand.

Seperti gambar yang saya sertakan di awal (diambil pada 2 Nov 2011, 07.01 wib), menunjukkan bahwa dalam ‘perdagangan normal’ sebenarnya harga emas mengalami kenaikan +0.04% (karena dorngan permintaan yang meningkat), cuma karena USD juga tengah menguat dan menekan harga emas -0.14%, sehingga kenaikan harga emas yang terjadi di ‘Normal Trading’ tertutupi oleh penguatan USD.

Dengan bantuan Kitco Gold Index ini, mudah-mudahan bisa lebih membantu kita dalam mengambil keputusan terkait investasi emas. Wallahu’alam.

jual cepat emas antam

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)