Apakah Investasi Emas Mempunyai Kelemahan?

Tiap-tiap bentuk investasi tentu punya karakter masing-masing, mempunyai kelebihan sekaligus kekurangan yang melekat. Begitupun dengan investasi emas, selain mempunyai banyak kelebihan, emas juga punya kelemahan secara karakter yang patut kita kenali dan kelola.

Apa saja kelemahan pada investasi emas? Mari kita coba kupas.

Kelemahan pertama adalah dari sisi leverage, tidak banyak yang bisa kita lakukan dengan investasi emas kita untuk menambah profit yang bisa kita peroleh.

Terlebih jika kita berinvestasi emas dengan cara mencicilnya melalui bank syariah, maka kita tidak punya ‘kendali’ terhadap emas kita karena masih dititip di bank tersebut.

Berbeda dengan investasi properti misalnya, meskipun rumah/ruko tersebut kita peroleh dengan cara KPR, namun secara seketika kita bisa menyewakan properti tersebut untuk membantu membayar cicilan KPR kita ke bank. Selain nilai propertinya yang terus naik tiap tahun, kita juga mendapat profit tambahan dari hasil sewa.

Kelemahan berikutnya adalah minimnya impak pada ekonomi mikro secara riil. Secara sederhana, makin besar kita berinvestasi emas tidak secara otomatis membuat perputaran ekonomi makin membesar pula.

Berbeda misalnya dengan investasi melalui reksadana/saham yang mana dana investasi berperan langsung pada perputaran ekonomi dan menambah kinerja perusahaan-perusahaan yang sahamnya kita beli.

Berbeda pula jika kita mempunyai cukup banyak emas, kemudian emas tersebut kita gadaikan dan dana hasil gadai kita perputarkan dalam perniagaan yang riil, membuat ekonomi berputar. Kita akan bahas mengenai hal ini secara lebih detil pada artikel lain.

Hakikinya tiap investasi mempunyai karakter masing-masing, begitupun dengan emas. Ada baiknya kita mengenal karakter tersebut sehingga mampu kita kelola dengan baik; apa yang menjadi kelemahan jika kita mampu mengelolanya bisa saja berubah menjadi kekuatan.

Wallahu’alam.