5 Hal Yang Paling Menghalangi Kita dari Memulai Bisnis

5 Hal yang mengganggu memulai  bisnisDelapan dari sepuluh orang yang saya kenal seringkali menunjukkan keinginannya untuk memulai bisnis sendiri ketika kita berdiskusi.

Dari beberapa orang ini saya tahu sudah punya posisi yang cukup mapan di perusahaan tempatnya bekerja dengan penghasilan yang lebih dari lumayan.

Namun, mungkin hanya 1 dari 8 orang tersebut yang benar-benar memulai usahanya sendiri, sementara 7 orang lainnya berhenti hanya pada sebatas keinginan.

Kenapa bisa demikian? Pasti banyak sebab. Namun saya mengamati ada 5 hal yang paling menghalangi kita dari memulai bisnis kita sendiri.

Berikut 5 hal tersebut:

#1. Saya sudah terlalu sibuk

Kita merasa sibuk karena mungkin kita terlalu larut dengan digital distraction; tiap 3 menit cek Twitter, tiap 5 menit buka group WA, tiap 10 menit cek FB, tiap 30 menit buka Detik dan tetap punya alasan untuk scroll-scroll gadget dalam genggaman ketika kita sudah di rumah.

Saya juga mengalaminya. Memang menyenangkan dan relaxing. Namun ‘kesibukan’ ini adalah fatamorgana, tidak membuat kita makin dekat dengan tujuan hidup kita.

Kalau kita mau mengurangi separuh saja dari ‘kesibukan’ ini, mungkin sudah lebih dari cukup waktu untuk memulai bisnis kita.

#2. Saya tidak punya uang/modal

Kenapa tidak punya uang? Karena tidak menabung. Kenapa tidak menabung? Karena sudah habis untuk ganti HP, beli sepatu, nambah baju, ngopi di cafe dan berbagai keinginan lainnya.

Kita bisa menabung jika mau menunda keinginan. Punya tabungan berarti punya modal untuk memulai usaha. Tidak ada lagi alasan.

Hidup adalah pilihan; apakah kita siap menunda keinginan dan mulai tekun merajut mimpi kehidupan atau memilih sebaliknya.

#3. Ini tidak realistis, terlalu beresiko

Jika semua orang terlalu dihantui oleh pikiran bahwa ini tidak realistis, mungkin Google tidak akan pernah lahir, internet tidak akan pernah ditemukan dan mungkin selamanya orang akan naik kuda dan bukan mobil.

Hantu pikiran tidak realistis adalah prasangka negatif kita yang terlalu berlebihan. Dan seringkali prasangka negatif ini tidak terbukti.

Alih-alih terlalui dihantui dengan prasangka negatif, hantui pikiran kita dengan prasangka positif; ini keren, sangat realistis, banyak orang akan terbantu, insya Allah berhasil, profitnya bisa kita gunakan untuk naik haji bareng ortu dan mertua, pasti bisa. Impossible is nothing.

#4. Jangan terlalu ngoyo, begini juga sudah alhamdulillah (comfort)

Penghasilan lumayanlah, fasilitas kantor cukuplah memadai, karir ya adalah. Alhamdulillah, nyamanlah, jangan terlalu ngoyo, dijalani saja.

Kenyamanan tentu saja menyenangkan, namun kadang juga ilutif dan bisa jadi cenderung membosankan. Nyaman tidak sama dengan happy. Merasa nyaman kemungkinan timbul karena kurang termotivasi.

Apakah kenyamanan yang kita rasakan mampu mendorong kita untuk bertumbuh? Apakah menjadikan kita bermanfaat secara optimal untuk orang lain?

Jika tidak, maka mari kita syukuri nikmat nyaman ini dengan makin memperluas jangkauannya sehingga bisa dirasakan juga manfaatnya oleh sekeliling kita, tidak merasa nyaman sendirian dalam kesunyian.

Dalam hal memperluas kebermanfaatan, merasa cukup tidaklah cukup.

#5. Saya gak yakin mampu

Saya gak yakin mampu. Saya gak sanggup untuk melakukan hal ini. Saya tidak berbakat untuk menjalankan bisnis. Kita takut gagal dan tidak berani mencoba dan merasa punya hak untuk mendahului keputusan takdir.

Kalau saja pikiran tidak mampu dan takut gagal ini sudah muncul pada waktu kita bayi, mungkin sampai hari ini kita tidak akan mampu berjalan.

Rasa takut dan merasa kurang mampu adalah nikmat, namun jangan biarkan dia menguasai hidup kita. Gagal adalah bagian dari permainan. Selalu tertantang untuk terus mencoba sampai bisa.

Kita akan lebih menyesal terhadap hal-hal yang tidak kita lakukan karena takut gagal, dibandingkan menyesal karena kegagalan itu sendiri.

Kesimpulan

Kita bisa menemukan banyak pembenaran untuk menunda langkah yang bisa mendekatkan kita pada mimpi hidup kita.

Alhamdulillah, pada saat yang bersamaan, kita juga bisa membalik pembenaran-pembenaran tersebut menjadi pemicu untuk mulai tekun melakukan hal-hal yang membuat kita makin dekat pada mimpi hidup kita.

Selamat memulai!

ps: artikel ini terinspirasi dari sebuah artikel di Lifehack

jual cepat emas antam

2 Responses

  1. wiwik 3 years ago
  2. alfi syarif 9 months ago

Add Comment

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)