12 Persepsi Salah Tentang Uang Yang Membelenggu Banyak Orang Untuk Menjadi Kaya

way-wrong

Sebagian besar dari kita dibesarkan pada keluarga kelas menengah (atau bahkan berkekurangan); lalu bisa dipastikan kemudian hidup kita terbentuk oleh pikiran dan perilaku dari lingkungan sekitar kita.

Jika Anda dibesarkan seperti saya, oleh orang tua yang memiliki semangat untuk menciptakan kebebasan finansial , maka jangan sampai cara berpikir Anda masih terjebak persepsi salah terkait uang dan Anda masih terus “tertawan” karenanya.

Berikut adalah beberapa hal yang biasanya mempengaruhi mental Anda dan akhirnya Anda memiliki persepsi salah tentang uang:


#1. “Aku hanya ingin berada di zona nyaman”

Banyak orang yang sudah mapan merasa sudah senang berada di “tempat nyaman” dan tidak mau untuk meraih kemungkinan kebebasan finansial yang lebih lagi. Uang yang ada menjebak orang pada kenyamanannya dan enggan bertindak melebihi kebiasaan.

Ketahuilah bahwa banyak orang menyimpan hanya sedikit uang untuk pensiun. Hal inilah yang menyebabkan mereka tidak berhenti bekerja pada usia pensiun mereka, karena ternyata mereka tidak memiliki tabungan uang yang banyak untuk mengurus diri sendiri untuk memenuhi kebutuhan ekonominya selama pensiun.

#2. “Saya harus membuat uang”

Membuat uang inilah yang menjadikan Anda percaya bahwa Anda harus menghabiskan waktu untuk uang. Berhentilah berpikir tentang membuat uang dan mulailah berpikir dalam hal mengumpulkan uang.

Ketika Anda mulai menjual sesuatu yang bernilai dan ditawarkan kepada banyak orang maka Anda akan mendapatkan uang sebagai imbalan.

#3. “Sesuatu yang lebih besar = tidak lebih baik”

Mulai saat ini berhentilah berpikir sedikit, karena yang lebih besar lebih baik dan yang besar lebih banyak kemuliaan.

Anda tahu perusahaan-perusahaan terbaik di dunia adalah yang besar. Mempertahankan yang kecil jelas membutuhkan banyak energi.

Berpikir dan melakukan hal yang lebih besar akan lebih menyenangkan dan memberikan Anda kesempatan yang lebih baik untuk berhasil.

Hasil wawancara lebih dari 50 pengusaha yang sangat sukses yang menjalankan perusahaan ratusan juta dollar menyimpulkan bahwa penyesalan terbesar mereka tidak berpikir lebih besar dari awal.

#4. “Punya banyak uang = punya banyak masalah”

Ini hanyalah sebuah ide dari mereka yang tidak memiliki uang dan ide ini digunakan untuk membenarkan kondisi mereka. Jika lebih banyak uang maka akan lebih banyak masalah.

Berhentilah membuat seolah-olah jadi kaya itu adalah sesuatu yang buruk. Karena saya pun pernah mencoba menjadi miskin dan akhirnya itu malah lebih bermasalah.

Yang benar adalah banyak uang yang Anda miliki, maka akan semakin banyak pilihan yang Anda bisa miliki lebih dari kehidupan Anda.

Jika Anda sedang dalam perjalanan duduk di kursi pesawat , bisa jadi ada seorang pemabuk yang akan duduk di samping Anda . Namun ketika Anda punya uang dan mampu membeli pesawat, maka Anda sendiri yang akan memilih siapa yang layak naik diatasnya pesawat bersama Anda.

Tapi ketika Anda punya uang dan membeli pesawat akan timbul masalah baru, yakni Anda harus menggaji dua pilot, dan beberapa mekanik pesawat.

Yang perlu digaris bawahi adalah memiliki lebih banyak uang berarti memiliki masalah baru, bukan bertambah masalah.

#5. “Dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang”

Ungkapan “dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang” adalah ungkapan yang salah karena orang kaya tidak menggunakan uang mereka untuk menciptakan kekayaan, melainkan mereka menggunakan keberanian dan ketekunan untuk menghasilkan uang.

Untuk memulai bisnis yang menghasilkan uang memang diperlukan modal, namun modal tersebut tidak harus berupa uang. Kita bisa memulai bisnis hanya dengan bermodalkan integritas dan kepercayaan orang kepada kita.

#6. “Uang itu sulit dan langka”

Orang yang sering melempar kalimat ini adalah orang yang menyatakan uang itu terbatas dan langka. Ada triliunan uang di bumi ini dan sebagian besar ada di rekening bank, rekening investasi dan sejenisnya. Uang-uang ini menunggu tindakan Anda untuk berpindah dari rekening orang lain menuju rekening Anda.

Satu-satunya kekurangan uang di bumi ini berada di pikiran orang-orang yang tidak memiliki uang.

#7. “Waktu adalah uang”

Prinsip kerja orang Amerika adalah waktu adalah uang. Yang ada dikepala mereka adalah pertanyaan, apakah waktu Anda bernilai 10 dolar per jam atau 50 dolar per jam?

Padahal sejatinya waktu itu lebih berharga daripada uang.

#8. “Uang adalah akar dari segala kejahatan”

Pepatah yang sebenarnya adalah “cinta uang adalah akar dari segala kejahatan.”

Telah disalahpahami bahwa uang entah bagaimana menjadi sesuatu yang jahat.

Bill Gates mengatakan dalam sebuah kuliahnya , “jika Anda lahir miskin itu bukan kesalahan Anda, jika Anda tetap miskin itu baru kesalahan Anda.”

Saya percaya itu adalah jahat, ketika kita tidak dapat membiayai keluarga saya, dana ibadah saya, melakukan perjalanan, mengembangkan bisnis saya dan mewujudkan impian saya.

#9. “Uang yang ditabung adalah uang yang diterima”

Percaya hal ini maka Anda tidak akan pernah memiliki kebebasan finansial, karena seharusnya uang yang kita terima selain untuk kebutuhan hidup, alokasikan juga untuk menabung dan investasi.

Ketahuilah tidak ada yang pernah menjadi cepat kaya dengan menyimpan uang saja tanpa investasi, dan kebanyakan orang baru meyadarinya saat sudah beranjak tua.

#10. “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan”

Memang benar uang tidak bisa membeli kebahagiaan namun pada dasarnya seseorang atau sebuah keluarga juga tidak akan mungkin hidup dan bahagia tanpa adanya uang.

Dengan memiliki uang maka kebahagiaan itu juga akan mudah didapat, karena kitapun akan membuat rencana kebahagiaan hidup kita kedepan.

Bahagia atau tidak bahagia memang tidak selalu identik dengan uang. Dan Anda pun tidak bisa mengukur kebahagiaan itu dengan uang.

#11. “Membayar ide pikiran Anda”

Ketika Anda berpikir bahwa setiap orang yang memiliki ide itu pasti ujung-ujungnya untuk mencari uang, maka Anda salah.

Karena orang yang menciptakan velcro, pendiri Starbucks, Ted Turner CNN, Henry Ford dan sejenisnya semua memiliki ide dan mereka tidak “memperdagangkan” ide mereka dengan uang.

Mereka bisa kaya dari ide mereka lalu menjadi sebuah bisnis dan semua itu tidak didasari untuk mencari uang melainkan mencari sebuah kepuasan/kebahagiaan karena idenya berhasil.

Kalaupun bisnis dari ide mereka menghasilkan uang maka bisa diartikan ada nilai dari ide kreatif mereka itu dan sah-sah saja mereka menikmati hasilnya.

#12. “Menganggap orang kaya itu egois”

Memang ketika Anda kaya lalu Anda menjadi egois maka itu tidak dibenarkan, Tapi ketika Anda punya anggapan bahwa semua orang kaya adalah egois itu lebih-lebih tidak dibenarkan.

Seharusnya menjadi kaya adalah sebuah keharusan, jangan hanya sekadar keinginan. Kekayaan adalah sigma dari berbagai komponen. Dengan kata lain, kekayaan tidak berdimensi tunggal (hanya kaya harta), tetapi memiliki dimensi yang luas, yakni kaya semangat, kaya ilmu, kaya pengalaman, kaya ide, kaya amal, kaya hati, dan bonusnya kaya harta.

Sebagian orang kaya mungkin terlihat (seperti) egois karena mereka tengah fokus untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, fokus pada keuangan mereka sendiri agar tidak merepotkan orang lain. Ini adalah sesuatu yang juga wajar.

place your ads here

Add Comment

GRATIS!

Update Seputar Emas, Bisnis, Investasi dan Tips Financial + BONUS: Investasi Emas Bagi Orang Awam (free ebook)